a big fake stupid smile in her eyes

biar tuhan yang tau
kalau ternyata aku lebih sakit dari pada yang kelihatannya
biar waktu yang tau
kalau aku lebih membutuhkan dia untuk mengeringkan semua yang menetes didahi ini

hingga aku lelah untuk merasakan apakah arti dari sakit
sakit hanyalah sebuah ungkapan, dan tidak lebih
maka biarkan aku berjalan seperti orang biasa
menatap langit seperti orang biasa
dan tersungkur tak sadarkan diri seperti biasa

mata ini terlalu lelah untuk mengikuti arah angin
tidak jelas mencari apa dan siapa..
dan nyatanya aku tidak percaya siapa-siapa lagi
cuma tuhan, waktu, dan kematian yang setia menunggu setiap hidup orang

namun aku tau, satu hal yang kadang membuatku nggak habis pikir..
selama ini, dan semua yang dia lakukan adalah sikap seorang pecundang..

aku benci pecundang, namun aku lebih benci lagi pengecut..

lebih baik aku tersungkur tak sadarkan diri karena letih berjalan sendiri
dari pada hidup dipenuhi kebohongan, dan dusta

after all, i know..
sometimes poeple want me to lying to makes a better feeling

but all you have to know that is just a big fake !

Leave a Reply